Made Duana Beber Keterkaitan Koster dengan beberapa Kasus di KPK

Oleh : CTB | 18 Juni 2018 | Dibaca : 5995 Pengunjung

Made Duana Beber Keterkaitan Koster dengan beberapa Kasus di KPK

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Rabu (6/6/2018) Mantra-Kerta dilaporkan oleh seorang warga, I Gede Made Anom Putra, (49) atas dugaan melakukan money politics. Gede Made Anom Putra datang ke Kantor Bawaslu Bali, Jalan Tjokorda Agung Tresna Niti Mandala Denpasar, sekitar pukul 14.00 Wita, dengan didampingi Ketua Bali Corruption Watch (BCW), Putu Wirata Dwikora. Kedatangan mereka diterima dua anggota Bawaslu Bali, I Ketut Sunadra dan I Wayan Widyardana Putra.  Setelah mendengar kesaksian terlapor dan menggelar sidang pleno, Bawaslu Provinsi Bali memutuskan bahwa laporan Anom Putra terkait dugaan money politics Mantra-Kerta tidak terbukti.  Di luar sidang, KRB mendapati bahwa laporan Anom Putra diajukan berdasar dokumen palsu.

Berkait itu I Made Duana, eksponen masyarakat pemerhati hukum dan demokrasi yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Bali (Akrab), memuji sikap KRB yang tak terpancing emosi untuk melaporkan balik Anom Putra untuk menjaga kondusivitas situasi di masyarakat. Sekalipun menurutnya KRB bisa saja mendesak pihak yang berwajib untuk memproses hukum yang bersangkutan karena telah menggunaan dokumen palsu yang bukan merupakan delik aduan.

Di sisi lain, Duana menyayangkan Bali Corruption Watch (BCW) yang bersikap dengan tendensi parsial dan melenceng dari ranahnya sebagai lembaga yang mengawal Bali agar terbebas dari paraktik korupsi para pemimpinnya. Duana merasa heran, tiba-tiba BCW ambil bagian dalam pelaporan yang tendensius tersebut.

“Seharusnya dalam perhelatan Piklada BCW tampil ke muka mengedukasi masyarakat agar tidak memilih pemimpin yang terindikasi korupsi,” ujar Duana.

Dalam amatan Duana, selama ini BCW tak bersikap apa-apa padahal salah satu paslon jelas-jelas terkait dalam kasus-kasus korupsi yang ditangani KPK dan hingga kini kasus tersebut masih dalam proses. Duana menunjukan kliping koran tentang keterlibatan I Wayan Koster dalam bebepa kasus korupsi yang ditangani KPK.

Pada 2 Nopember 2011, I Wayan Koster diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi dalam proyek pembangunan di lima universitas di Indonesia (Republika.co.id).  Pada 13 April 2012, I Wayan Koster dilaporkan ke KPK atas dugaan melakukan penyimpangan anggaran pembangunan Gedung Olahraga Ponjok Batu di Desa Pacung, Buleleng, senilai

Rp3,1 miliar. Registrasi laporan KPK nomor R.1409/40-43/04/2012. Hingga kini kasus ini belum jelas penyelesaiannya.

Pada 3 September 2013 kembali I Wayan Koster diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus suap pembangunan lanjutan venue PON XVIII Riau. (Tempo.co). Lalu pada 16 Juni 2013 lagi-lagi I Wayan Koster diperiksa KPK sebagai saksi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana olahraga Hambalang. Di persidangan Koster disebut-sebut oleh  Direktur Utama PT Dutasari Citralaras, Machfud Suroso, menerima uang pelicin sebagai Pokja Anggaran Komisi X untuk menyetujui penambahan dana sebesar Rp150 miliar dalam APBN Perubahan 2010 tanpa melalui proses RDP antara Pokja dengan Kemenpora. (Kompas.com)

Terakhir, pada 4 Nopember 2014 lagi-lagi I Wayan Koster diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus korupsi pembangunan wisma atlet Sea Games Palembang. Dalam persidangan nama Koster disebut-sebut oleh tersangka Rizal Abdullah sebagai orang yang terlibat dalam penggelembungan anggaran pembangunan wisma itu. Nazaruddin, terpidana kasus korupsi, juga mengungkap bahwa Koster ikut menerima uang dalam pembahasan anggaran wisma tersebut (Beritasatu.com).

“Harusnya ranah BCW untuk menyampaikan fakta berkait berita-berita di atas secara apa adanya agar publik tahu posisi kasus tersebut untuk menghindarkan semua pihak dari prasangka,” tegas Duana.

Duana menggarisbawahi pernyataan juru bicara KPK Febri Diansyah pada Mei lalu yang mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan rekam jejak setiap calon kepala daerahnya di mana ia menyebutkan nama salah satu cagub Bali pernah berurusan dengan KPK dalam sejumlah perkara korupsi besar.


Oleh : CTB | 18 Juni 2018 | Dibaca : 5995 Pengunjung


TAGS : Made Duana, Aliansi Gerakan Rakyat Bali, BCW, KPK, Korupsi, Koster, Pilgub Bali 2018




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Indonesia, 23 Juni 2018 12:06
Sudikerta Beberkan Fakta Terkait Reklamasi Teluk Benoa
Tudingan I Wayan Koster kepada I Ketut Sudikerta telah mengeluarkan rekomendasi Teluk Benoa saat ...
Indonesia, 18 Juni 2018 06:37
Pande Mangku Rata: Kedua Paslon Seharusnya Membuat MOU Dengan KPK
Denpasar, (Amatranews.com) - Ketua Garda Tipikor Indonesia (GTI) Bali Pande Mangku Rata meminta a ...
Indonesia, 18 Juni 2018 06:23
Jelang Pencoblosan, Mantra Kerta Jaga Bali Tetap Kondusif
Denpasar, (Amatranews.com) - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), di tingkat provinsi atau kabupate ...
Indonesia, 16 Juni 2018 06:56
Solusi Keuangan Daerah Melalui BUMD
Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1962 tentang Perusahaan Daerah, sejatinya Badan Usaha Milik Daerah ( ...
Indonesia, 13 Juni 2018 12:07
WAJIB TEREALISASI! KOMITMEN BANTUAN DESA PAKRAMAN Rp 500 JUTA
Kontrak politik Peningkatan Bantuan Desa Pakraman sebesar Rp500 Juta per tahun untuk setiap desa ...
Indonesia, 13 Juni 2018 11:13
Bali hancur tanpa pemimpin jujur dan metaksu, Cok Rat : Maka Pilih Rai Mantra
Karangsem, (Amatranews.com) - Ketua Dewan Penasehat PDI P Perjuangan Bali yang juga penglingsir P ...
, 13 Juni 2018 10:48
Konser Salam 2 Jari Berhasil Menarik Antusiasme Masyarakat di Gumi Lahar
Karangasem, (Amatranews.com) - Komunitas Seni Taksu Bali untuk Rai Mantra menggelar Konser Bali S ...
Indonesia, 13 Juni 2018 10:42
Bergetar, Bergemuruh.... Karangasem Larut Dalam Euforia Konser 2 Jari
Karangasem, (Amatranews.com) - Calon Gubernur Bali nomor urut 2 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra ...
Indonesia, 12 Juni 2018 09:30
PERNYATAAN POLITIK TITIEK SOEHARTO
(AMATRANEWS.COM)Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) puteri mantan presiden Soeharto dengan te ...
Indonesia, 12 Juni 2018 05:42
Perhimpunan Indonesia Tionghoa Bali Sambut Antusias Paslon Mantra-Kerta
Denpasar (Amatranews.com) - Pasangan calon Gubernur Bali nomor urut 2 Ida Bagus Rai Dharmawijaya ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Redaksi

AmatraNews.com adalah portal berita atau media online di Indonesia. Media online AmatraNews.com berdiri di wilayah Bali, pada tahun 2016. AmatraNews.com hadir untuk memenuhi kebutuhan informasi atau peristiwa yang ada di Indonesia. Berusaha secara maksimal dan profesional.

Kontak Informasi

Alamat:

Phone:

Fax: 0361 - 654321

Website :

Email: redaksi@amatranews.com

Statistik Pengunjung

541409

Pengunjung hari ini : 25
Total pengunjung : 83973

Hits hari ini : 78
Total Hits : 541409

Pengunjung Online: 1




Copyright © 2016 Amatra News. All Rights Reserved.